Review: Taman Bintaro Xchange (BXchange)

Hari minggu pagi kemarin, rencana awalnya mau coba ajak Sekar berenang di kolam renang umum. Tapiiiii, baru inget kalau saya masih haid *tepokjidat*. Akhirnya, coba cari alternatif lain buat keluar rumah pagi-pagi, saya ajak ayah buat jalan pagi di taman Mall Bintaro Xchange (BXc).

Mall ini adalah mall terbesar di Bintaro, dari segi bangunan, maupun ruang terbuka hijaunya. Dua kali ke BXc siang hari, selalu senang liat tamannya yang luas banget itu, dan niat suatu saat bakal ajak Sekar untuk lari-larian di sana. Nah, gimana akhirnya setelah sampai di sana?

Kesan pertama: rame ya?? Ternyata rame loh… Saya ga nyangka seramai itu. Walaupun rame, tapi enak. Karena rame nya bukan kayak manusia cendol di Ancol. Ramai dalam artian, banyak ternyata yang rela bangun pagi2 buat olah raga ya, hahahaha (tutup muka :p). Karena area terbuka nya luaaaaaaass banget, jd walaupun rame banyak orang, tp ga sesak.

Secara umum saya bagi areanya ke dua bagian, area pertama adalah taman yang menempel langsung dengan Mall. Di sini, terlihat ada panggung yang di atasnya berdiri instruktur senam aerobik, yang manaa pesertanya buanyak! Seneng deh liatnya, mulai dari anak SD sampe nenek-nenek semangat olah raga. Jadi pengen ikutan tapi pengen doang.

bxc2

Di area ini banyak hiasan menarik yang mempercantik area taman, seperti lollipop warna warni, dan christmast ice cream. Intinya tamannya seru, ga polos-polos ajah.

bxc6

bxc7

Kemudian di sebelah area taman yang menempel mall, ada jalan setapak yang cukup lebar yang memisahkan dengan area kedua, yaitu lapangan yang luas dengan jogging track mengelilinginya. Saya suka sekali dengan jalanan ini karena selain lebaarr, sangat terawat dengan pepohonan hias cantik di kanan-kirinya. Mudah-mudahan terus tertata apik sampai kapanpun ya, Bintaroo…

bxc3

bxc5

Foto terakhir di atas, posisi kami ada di jalanan setapak tersebut dengan pemandangan di belakangnya adalah area kedua yaitu lapangan luas. Lapangannya luaaaaaass banget, di lapangan saya liat ada yang main bola, badminton, bahkan sekedar duduk-duduk santai. Jogging track nya pun difasilitasi dengan baik dan rapih.

bxc9bxc10

Overall, seneng banget sih kesini. Setelah taman bundaran bintaro digusur untuk keperluan fly over, akhirnya ada fasilitas umum pengganti yang jauh lebih baik dan lebih layak untuk warga Bintaro berolahraga.

Apa akan kesini lagi? Pastinya dong! tapi nunggu dulu niat bangun pagi di hari libur nya dateng lagi entah kapan

:p

Advertisements

Review: Nursery Room KALCare AEON Mall

Tanggal merah libur Maulid Nabi kemarin, saya dan rombongan keluarga suami jalan-jalan ke AEON Mall BSD, yang lagi ngehits ituh… Tapi saya ga bisa cerita banyak nih tentang Mall nya sendiri, karena yaaa kemaren jalannya agak kurang bebas karena ramean. Ujung2nya ga lama-lama di sana, udah pada minta pulang, bahkan makan siang di sana pun nggak. Jadi karena ga banyak yang dilakuin selain belanja sendal jepitnya Sekar dan keset yang lagi diskon di dept. store AEON nya, belanja gantungan handuk di Daiso, dan cuci mata di JSYK, ga banyak juga yang bisa diceritain tentang AEON.

Tapiiiii, yang nyangkut banget di hati waktu kemaren ke AEON justru Nursery room-nya KALCare nya Kalbe Nutrition. Jadi, ditengah-tengah perbelanjaan di Daiso, si anak bayik mulai cranky nyebut-nyebut “enen…enen…nenen…”. Yowes lah ya, abis bayar belanjaan, keluar daiso, cari petugas terdekat nanyain ada tempat menyusui atau nggak. Dan petugas kebersihan yang saya tanya saat itu, bilang ada di lantai 3. Sedangkan posisi kami saat itu di lantai 2. Karena malas nyari lift buat ke atas, dan tadi waktu di dept store AEON kids section Lt.2 sempet liat ada nursery room nya KALCare di sebalah Kidzoona, akhirnya saya putusin, coba ke KALCare aja deh daripada naek ke atas nyari-nyari lagi.

Caroline Adenan - AEON Mall 18

Caroline Adenan - AEON Mall 19

Kedua gambar diambil dari sini karena lupa ga foto bagian depan nya, hehehe. Tapi foto lainnya dokpri ๐Ÿ˜‰

Jadi, lokasi KALCare milik Kalbe ini terletak di lantai 2 AEON Mall, terletak di dalam dept. store AEON kids section, persissss di sebelah Kidzoona. Kalau dilihat tagline nya, KALCare : Pregnancy & Children Development Centre, seharusnya sih tempat ini lebih dari sekedar nursery room. Bahkan nursery room, kayaknya hanya salah satu fasilitas dari keseluruhan fungsi utama. Asumsinya sih mereka selain jualan produk-produk KALBE, juga menyediakan para ahli di bidang-bidang tersebut yang bisa diajak konsultasi kali yaa…

Tapi berhubung urgensi saya pada saat itu adalah buka gentong susu, tanpa malu-malu langsung nyamperin Mba-mba di belakang konter meja yang saya asumsikan sebagai para ahli tersebut, dan bertanya “Mba, ruang nursery nya boleh dipakai kan?” Harus nanya dulu lah yaaa, takutnya kan klo mau pake harus beli produk dulu, hehehehe. Untungnya mba nya langsung bilang boleh. Kemudian masuk deh ke ruangan yang judulnya Nursery Room.

Ketika masuk, pemandangan pertama yang dilihat persis di depan mata adalah bilik-bilik menyusui. Saya nggak hitung persisnya, tapi kayaknya ada 3-4 bilik yang disediakan. Biliknya cukup besar, bahkan stroller pun muat masuk ke dalam bilik. Di dalam bilik disediakan sofa yang cukup untuk duduk dua orang dewasa, dan bilik ditutup dengan gorden berwarna champagne.

DSC_0539

Selain bilik menyusui, ketika kita masuk ke ruang nursery dan menolehkan kepala ke sisi kanan, akan terlihat fasilitas tempat parkir stroller yang ga saya sadari sebelumnya karena buru-buru bawa stroler & Sekar masuk bilik biar langsung nenen,ย  dan di sebelah tempat parkir, ada fasilitas tempat mengganti popok bayi.

DSC_0540

DSC_0541

Fasilitas lain yang terlihat di dalam ruangan, tepatnya di sisi serong kanan ruangan, adalah area kebersihan yang terdiri dari tempat sampah biasa, wastafel,tempat sampah khusus diaper (yang mana bila ingin buang popok bekas pakai harus sudah dibungkus plastik), dan toilet khusus anak yang sudah didesain sedemikian rupa.

DSC_0542

Dan fasilitas terakhir yang tidak kalah penting, yang berada di sebelah kiri ruangan, adalah area untuk membersihkan botol bayi dan dilengkapi dispenser air panas untuk membuat susu formula.

DSC_0543

Secara keseluruhan, saya sangat, sangat, sangat kagum akan konsep yang dibuat oleh PR nya KALBE. Mereka ga cuman jualan produk, tapi dikemas dengan merangkul pasar utamanya mereka, yakni para ibu-ibu beranak, dan memberikan fasilitas super lengkap! Padahal saya “baru” nyobain nursery nya aja loh. Sedangkan disitu masih ada fasilitas lain seperti playroom untuk anak-anak, dan tentunya fasilitas konsultasi kesehatan kehamilan dan tumbuh kembang anak.

Saya pribadi merasa sangat terbantu dengan fasilitas nursery lengkap yang disediakan KALCare. Dibandingkan nursery roomnya Mall bintaro Xchange yang pernah saya cobain, ini mah jauh banget kayak langit dan bumi. Secara di BXc dulu mau nyusuin aja mesti ngantri gantian sama ibu-ibu lain ๐Ÿ˜ฆ

Anyway, kudos to KALBE! Semoga KALCare bisa tersedia di setiap Mall di Indonesia ya, jadi semakin banyak ibu-ibu yang merasa terbantu ๐Ÿ˜€

Miss Universe yang Tertukar

Nope, bukan judul sinetron. Sayangnya, ini kejadian dunia nyata. Kayaknya hampir seluruh orang di dunia yang melek berita dan melek sosmed pasti tau kejadian heboh senin kemarin (wib): MC Miss Universe salah sebut nama pemenang. Ketika sudah tinggal final two di atas panggung, instead of menyebutkan 1st runner up: Colombia, he was saying โ€œMiss Universe 2015 is…Colombia!โ€. Dan yang kemudian menjadi kontroversi karena, kesalahan Om Harvey (sok kenal) baru diralat bermenit-menit kemudian. Sedangkan Miss Colombia, Ariadna, udah dipakein mahkota, selempang, bahkan udah dadah-dadah. So, ketika si Om Harvey bukan Malaiholo *garing* akhirnya ngomong โ€œI made a mistake……โ€ semua bengong dongs yaaa. And finally Miss Philiphine, Pia Alonzo Wurtzbach, dinobatkan sebagai pemenang sesungguhnya.

ariadna1

pia3

Personally, saya emang jagoin Pia. Abisnya cantik bingiittssss. Liat aja fotonya, kurang cantik apah cobaaaaa??? Selain cantik, Pia emang terlihat sangat PD dan siap banget menghadapi ajang Miss Universe. Di setiap sesi, selalu terlihat memukau. Makanya saya dari awal mantengin Miss Universe, udah ngejagoin Pia masuk top 5. Di setiap instagram yang saya pantengin pun (yes, saya mantengin banyak banget instagram pageant), pasti ngejagoin Miss Philiphine sebagai kandidat kuat dari Asia. Tapi entah kenapa saya sih masih pesimis Asia bisa menangin ajang yang didominasi Latinas. Eh surprises surprise, Pia ternyata masuk top 2, dan after all the drama, akhirnya menang juga jadi Ratu Sejagat tahun 2015.

pia2pia1

Miss Colombia sendiri gimana? Menurut pendapat pribadi, Ariadna Gutierrez mukanya tipikal Latinos banget. Cantik, tapi cantiknya biasa aja sih, banyak kayaknya orang latin yang mukanya seperti itu. Tapiiii badannya emang ga bisa dipungkiri, bagus berisi tinggi menjuntai kaki jenjang.

ariadna4.jpg

I do really feel sorry for her. Ga bisa ngebayangin sama sekali bagaimana rasanya di-php-in kayak gitu. Dengan bahagia dan bangganya merasakan mimpi yang dicita-citakan tercapai tiba-tiba harus direnggut begitu saja dalam hitungan menit, dan di depan penonton live di seluruh dunia. She didnโ€™t deserved being humiliated like that. Jadi saya sih paham reaksi live nya (dan para pendukungnya) saat itu. Nah tapi, yang agak kurang sreg dengan reaksi Ariadna (dan para pendukungnya) after the show. Sampe detik tulisan ini saya tulis, di IG nya Miss Colombia, dia masih pajang fotonya saat pake crown dan dadah-dadah di stage. Belom bisa move on kayaknya. Ditambah lagi kalo liat komen-komen pendukungnya Ariadna di berbagai IG pageant, penuh gelombang kebencian. Semoga gagal move on-nya Ariadna dan pendukungnya ga lama yaaaa, amin.

ariadna5

And now, what about Anindya Kusuma Putri, Indonesian delegates at Miss Universe 2015?

anin4.jpg

Perempuan 23 tahun ini, punya segudang prestasi. Aktif di berbagai organisasi dalam dan luar negeri, President at AIESEC Local Committee Universitas Diponegoro, dan menjadi Duta muda Indonesia dalam The 41st Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program 2014 (SSEAYP). Perjalanan karir modellingnya sendiri dimulai sejak menjuarai Gadis Sampul 2008, Runner-up 1 Puteri Jawa Tengan 2011, Puteri Indonesia 2015, dan akhirnya placed in Top 15 Miss Universe 2015.

anin6

Honestly, awalnya saya ragu apakah Anin bisa sesukses Elvira, Puteri Indonesia 2014. Elvira, yang berhasil mendapatkan gelar National Costume dan Top 15 Miss Universe 2014, memiliki aura puteri yang jauh lebih kuat. Dari mulai cara senyumnya, berdiri, jalannya di catwalk, sampai caranya membawakan diri yang centil-centil gimana gitu, jauh sama pembawaan Anin yang tomboy. Sampe karantina di Vegas mulai pun, saya masih ga yakin. Bisa ga ya, minimal dapetin prestasi yang sama kayak Elvira, Top 15? Dan ternyataaaa, she did her best, more than anyone ever expected. Atlet tomboy ternyata bisa melenggok cantik di catwalk! I am super proud! Walaupuuunnn, rada sedih juga sih kita ga menang National Costume seperti tahun lalu.

anin9

But anyway, selamat yah Anin! Indonesia is in Top 15 Miss Universe third time in a row!

anin7

Semoga penerusnya bisa lebih baik! See you Miss Universe 2016!

 

PS: All photo credit to IG account @dpidamu @anindyakputriย  @piawurtzbach@marianajimenezย @hitzstyling

 

 

 

Jalan-jalan ke IKEA Alam Sutera

20151209213612

AKHIRNYAAA!

Sebagai bagian dari kelas-menengah-ngehe yang kekinian, saya udah ngidam lamaaaa beneeer bisa menyambangi supermarket perabotan asal Swedia ini. Pemicu utamanya ya ga lain ga bukan karena punya rumah baru dong, hehehe. Tapi karena satu dan lain hal, baru keturutan maen ke negeri Alam Sutera kemarin pas libur Pilkada. So, gimana kesan saya tentang IKEA?

Saya berangkat serombongan bertujuh, Saya-Sekar-Si Ayah-Ibu Mertua-Bapak Mertua-Kakak Ipar-Adik Ipar. Jalan dari Ciputat sekitar 9.30 pagi, sampai di IKEA jam 10.10 wib. Ternyata, saya yang dari Ciputat aja, ngerasa lumayan jauh yaaa ke Alam Sutera. Walaupun jalannya lurus doang, dan gak macet, tapi berasa lloh jauhnyaaaa…Sampe di sana, kesan pertama: luas yaaaaa. Iyah, norak banget yah, haahahaha. Setelah turun dari mobil, masuklah kita ke dalam gedung. Karena kita parkir di basement, jadi kita naik lift dulu dua kali, baru masuk ke area Lt.2 tempat display.

Bagi yang belum pernah ke IKEA dan belum tau, Ikea terbagi ke dalam 2 lantai. Lantai 2 area display dan showroom. Di lantai ini, kita bisa lihat furnitur yang di jual oleh IKEA, dalam kondisi setting-an rumah/apartemen. Selain bisa memastikan bentuk dan kondisi barang, kita juga bisa cari-cari inspirasi untuk desain interior rumah kita.

Ketika pertama masuk di lantai 2, kita disambut tumpukan kantung IKEA warna kuning, yang adalah kantong belanja. Dan kita juga disambut oleh papan penjelasan cara pembelian barang di Ikea. Berbeda dengan supermarket di Indonesia pada umumnya, Ikea konsepnya self service. IKEA menyediakan kertas dan pensil, yang dapat digunakan untuk mencatat barang2 apa saja yang kita inginkan, selama kita melihat-lihat area display.

Pada setiap barang yang ditaruh di area display, ada price tag yang menuliskan penjelasan detil barang (harga, ukuran, dll), dan lokasi di mana kita bisa mengambil barang. Barang-barang perintilan kecil umumnya bisa kita ambil di showroom Lt.2 maupun di “gudang” Lt.1. Namun untuk furnitur besar, praktis hanya bisa di ambil di market hall Lt.1. Lantai 2 IKEA didesain sedemikian rupa, sehingga agar para pengunjung diarahkan mengikuti jalur melewati seluruh area display. Dan diakhir area display, ada restoran IKEA yang terkenal dengan sweddish meatball-nya. Sayangnya kemarin tidak sempat mampir dan nyobain karena PENUH SEKALI.

AqSJ4Gg7-lC3Xt_m4ugz5rqis_AsjUgssRdFkFEE7CM2.jpg

Jadi, kesan saya tentang lantai 2 IKEA bagaimana? Kayak wahana hiburan. Hehehehe. Pertama, karena Ikea rameeeeeeeee bener yaaa. Kemudian karena dibikin satu jalur, yang mengingatkan saya akan Taman Safari Indonesia. Karena rame+sejalur, akibatnya adalah sering macet. Orang di depan saya berenti seenaknya aja gitu, ngalangin jalan. Tapi, secara pengaturan dan pemilihan barang-barang yang dipajang, saya sukaaa. Seneng aja liat-liat barang bagus dan lucu. Liat doang loh ya, beli mah belum tentu. Hahahaha

Okeh, lanjut ke Lantai 1 ya. Berhubung kemarin selesai di lantai 2 itu jam menunjukkan kam 12 kurang, dan anak bayi udah rewel, praktis kita ga ngapa-ngapain di lantai 1, selain jalan ngebut menuju kasir. Sama kayak lantai2, lantai 1 juga dibuat satu jalur searah. Namun untungnyaa entah di bagian mana, ada papan penunjuk jalan short cut, ya langsung lah kita ambil, biar cepet sampe ke kasir. Sepanjang perjalanan, kita diarahkan lewat ke gudang barang2 perintilan dulu, baru terakhir ada area market hall, tempat ngambil paketan furnitur besar, persis sebelum kasir. Market hall ini gedeeee, luaaaas, menjulang tinggi. Ohya, di sini adalah lokasi wajib foto buat naik instagram, hahahaa *penting banget*.

Av0921a_QLouQSaejpSvRmkaLhlhbZL-nTHct2_c2XPV

Akhirnya, setelah ngelewatin market hall, sampe deh di kasir. FYI, karyawan Ikea punya privilege diskon 10% untuk pembelian setiap barang. Keuntungan diskon tadi bisa dipake siapapun, sodara-tetangga-temennya, selama si karyawan dan ID card nya hadir di depan kasir pada saat pembelian. Berhubung saya punya temen yang kerja di Ikea, sayang dong kalo g dipergunakan, hehehe. Jadi sebelom ke kasir, kita telepon dulu deh tante Ayu minta diskon :p Ini di bawah foto Sekar lagi nungguin tante Ayu ๐Ÿ˜‰

AtmZrIdt1pln6m_k5XuN6wTCpjZreOipfHwK4OSU99io

Setelah tante Ayu dateng, kita ke kasir. Total belanjaan rombongan 420ribuan, lumayaannn dapet diskon 42 ribu, hahahaha. Ohiya satu lagi, Ikea tidak menyediakan kantong plastik. Jadi, jangan lupa bawa kantung buat menaruh barang belanjaan ya, atau bisa beli kantung Ikea seharga Rp. 9.900,-

Jika ada yang penasaran, ini barang-barang yang saya beli di Ikea:

  • Bygel Rail 55cm 2 buah, @29.900
  • Bygel s-hook, 1 buah, @9.900
  • Bekvam Spice Rack 2 buah, @79.900
  • Tatakan Panas 1 buah, @29.900

Gak banyak kaaan? Iya, tapi pulang dari situ jadi pengen beli yang laen, hahaha.

Kalo barang-barang yang dibeli Ibu dan kakak ipar:

  • ikea kalas mug 1 set, @29.900
  • ikea kalas bowl 1 set, @29.900
  • ikea kalas plate 2 set, @29.900
  • ikea kalas cutlery 1 set, @29.900
  • bygel container 1 buah, @9.900

Tips dari saya, lebih baik cek-cek ombak di website mereka dulu sebelum ke Ikea. Websitenya super lengkap. Kalau udah tau mau beli apa, dicatat. Sehingga ketika sampai, di lantai 2 hanya memastikan kondisi barang seperti apa, dan bisa langsung ke lantai 1 untuk ambil barang.

Jadi, bakal balik lagi ga saya ke IKEA? Kalau ada waktu dan uang, saya pasti balik. Hahahaha ;p

 

Gelatik Cantik (Part 1): Perjalanan awal mencari rumah

Mungkin udah banyak yang bilang, tapi setelah menjalani sendiri baru kerasa betul bahwa, nyari rumah itu sama susahnya sama nyari pasangan hidup. Kalau udah jodoh, nggak akan kemana. Tapi sebagaimanapun jodoh itu di tangan Tuhan, harus dong tetep diusahakan dicari, ya nggak?

Pertama kali saya dan si ayah cari rumah, itu sebelum kita menikah. Jujur awalnya udah nekat ngelakuin itu karena saya belajar dari kakak yang menjelang nikah udah beli rumah sm suaminya.ย  Kriteria saya saat itu, ga pengen jauh-jauh banget dari rumah mamah, deket stasiun kereta, dan maksimal 300juta. Tapiiii ternyataaaa, rumah mahal banget yaaaaa. *kemana aja buuuu??*

Ada sih nemu yang bahkan “cuma” 120 juta! Tapi ya ampuuunnn udah jalan naek motor berduaan sampe ujung dunia, kok ga nemu-nemu ya kompleknyaaaa??? Kita yang start di Bintaro Sektor 9, ke arah pamulang, terussss entah sampe mana kayaknya udah mau Bogor. Sampe satu titik udah ngerasa cape banget, akhirnya kita putusin pulang.

Eh di jalan pulang tiba-tiba malah nemu komplek Permata Pamulang (PP), yang mana adalah salah satu patokan masuk ke perumahan yang diincer. Kita coba masuk lah yaa, dan alhamdulillah ada spanduk perumahannya! Kita ikutin setiap petunjuk belokan, kok…kok.. jauh amat dari gerbang komplek PP? Akhirnya kita sampai juga di area perumahan yang dimaksud. Secara harga, sebenernya masuk budget banget. Tapiiiiii jauhnya itu gak nahan! Komplek PP nya sendiri udah jauh banget dari Bintaro 9 maupun akses stasiun, dan masuk ke dalemnya lagi tambah jauh lagiiii. Ga pake dipikir lama, kayaknya dicoret aja dari pilihan.

Seharian itu, selain akhirnya berhasil juga nyamperin perumahan yang dicari, kita sempet singgah juga ke beberapa perumahan baru sepanjang jalan yang dilewatin. Tapi, ya sekali lagi, UUD. Ujung-ujungnya Duit, hehehe. Rata-rata masih di atas budget. Ada satu yang lebih sedikit dari budget kita, tinggal satu pula rumahnya yang available. Tapi karena pertimbangan kata si Ayah daerahnya rawan gusur proyek tol, dan karena cicilannya masih kegedean sih akhirnya cuman ambil brosur aja.

Dari hasil hari itu, kita akhirnya mengundurkan diri dari proses berburu rumah. Akhirnya mutusin untuk tinggal di rumah mama saya dulu di Bintaro, sambil nabung-nabung sampai cukup buat beli rumah.

Saya dan si Ayah pun menikah. Selang sebulan, langsung tekdung. Fokus pun berubah dong, jadi mikirin calon bayi. Rumah disimpen dulu lah buat entah kapan. Hingga akhirnya menjelang kelahiran, nampaknya beli mobil merupakan keputusan yang lebih baik, jadi itu yang kami lakukan. Alhamdulillah sebulan sebelum kelahiran ada rejeki buat nyicil kendaraan, biar si calon kakak nggak keujanan dan kepanasan. Rumah? Apaan tuh? Hehehehe

Sebenernya keinginan punya rumah sendiri bukannya dilupain begitu aja sih. Tapi lebih tepatnya cari alternatif lain. Alhamdulillah mertua ada rezeki lebih, punya tanah yang posisinya strategis sekali, di antara rumah mama dan rumah mertua. Dan mertua pun menyarankan agar tanahnya dipake, dibangun rumah. Wah seneng banget lah yaaa, rejeki banget lah. Tapiiiii, karena hamil+lanjut brojol+euforia orang tua baru dan segala pengeluarannya, ga jadi juga tuh mau bikin IMB. IMB cuman wacana doang.

Hingga akhirnya pertengahan 2015 kemarin, Ibu-Bapak coba tengok2 lagi tanah dan, kaget. Kok banyak taneman?? Ada yang numpang naro dagangan tanaman disitu, tanpa ijin, tanpa bilang-bilang, maen ganti gembok dan masuk seenaknya. Sebenernya yah, beberapa waktu lalu saya dan si Ayah udah pernah cek-cek tanah, dan menemukan hal itu. Udah pernah cerita juga sama Ibu-Bapak, tapi entah kenapa cuek aja. Baru kaget dan syok nya pas liat dengan mata kepala sendiri.

Akhirnya Ibu-Bapak coba hubungin sdr. Rahmat, yang diamanahi untuk menjaga tanah. Ternyata baru diketahui bahwa ada preman setempat bernama H#rman, yang maksa make lahan itu. Dan itu preman beneran, pake ilmu2 segala. Dengan drama tersebut, Ibu-Bapak mutusin buat jual tanah aja, uangnya dibagi-bagi. Saya sama si Ayah ngikut aja, toh tanahnya punya Bapak, terserah aja.

Berhubung opsi bangun rumah dicoret, kitapun browsing2 cari rumah untuk dibeli. Saat itu udah sekitar 9 bulan pasca lahiran. Alhamdulillah rejeki mobil udah ada, tabungan juga udah nambah ya setelah nikah, akhirnya kita serius mau cari rumah. Eh..eh..eh…kok tambah mahal ya rumahnya? HAHAHAHAHA.

Akhirnya kita nemu perumahan baru yang sedang mulai bangun, harganya 400jutaan. Kita coba datengin lokasinya. Secara jarak sebenernya deket dari rumah, untuk….sampai di gang depan. Tapi….setelah masuk dari gang jalan raya, masih jauuuuuuuuuuuuhhh lagi masuk-masuk ke dalemnya. Jadi ujung-ujungnya, ini perumahan bener-bener di tengah pedalaman perkampungan. Yang mana agak kurang sreg di hati. Dan kurang sreg di kantong begitu tau cicilannya 4jutaan. Hahahaha.

Dengan hasil pencarian tersebut tidak membuahkan hasil, saya dan si ayah akhirnya berdiskusi dan memutuskan: udah deh, kita bangun rumah aja di tanah Ibu-Bapak. Bismilah aja. Kita hadapin premannya. InsyaAllah ada jalannya. Daaaannn, akhirnya kita pun jadi juga bikin rumah, sampe saat ini udah hampirrr jadi. Alhamdulillahh… ๐Ÿ™‚

Ceritanya bersambung yaa..ke Part 2 yang entah kapan ditulis, hahahahaha

 

 

Daftar Belanjaan Barang Bayi untuk Lahiran

Tadi malam, menjelang pulang kantor, dapet whatsapp dari temen kantor yang lagi hamil 7 bulan, nanyain apa aja sih barang yang harus dibeli untuk persiapan lahiran bayi? Saya sebenernya melahirkannya udah lama, 13 bulan yang lalu, tapi berhubung sebagai orang terakhir dikantor yang punya anak, jadi temen nanya nya ke saya. Dan jadi inget dulu pas hamil seriiiiiing banget browsing2 list barang belaanjaan untuk persiapan kelahiran.

Banyak banget ibu-ibu yang udah nulis, dan buat saya dulu mereka sangat membantu. Saya mau coba nambahin barang-barang belanjaan yang penting buat saya, mudah-mudahan berguna juga buat bumil di luar sana (kalau ada yangย  baca :p). Biar lebih terorganisir, daftar barangnya saya kategorikan yah, ke beberapa kelompok perbelanjaan. Yuk mari diliat….

Per-baju-an

Sebelum masuk ke list, ada baiknya bumil menentukan dulu, mau jadi tipe ibu baru seperti apakah terkait popok?? Karena ini sedikit besar mempengaruhi daftar belanjaan kategori ini. Ada tipe tradisional (seperti saya dulu awalnya) yang pakai popok kain. Ada tipe masa kini yang pakai diaper/popok sekali pakai (pospak). Dan ada tipe modern yang pakai cloth diaper (clodi).

Jujur, awalnya saya (sok) idealis. Anak saya HARUS pake popok kain dulu MINIMAL 3 bulan, selama saya masih cuti melahirkan. Alasannya sih cetek, ibu2 jaman dulu aja bisa masa saya nggak? Dan tentunya alasan lebih cetek lagi bahwa saya ngerasa lebih sempurna aja gitu jadi ibu bisa ngurus bayi yang ga pake pospak. HAHAHAHA *dilempar mamypoko satu bag* :p

Daannnn yang terjadi adalah, tingkat kewarasan saya berkurang hampir 70%. HAHAHAHA. Karena apa? Ya karena kurang tidur laaaahhh. FYI, newborn tuh pipis meluluuu yaaa ibu ibuuuuu. Hampir tiap jam! Akhirnya setelah 2 bulan lewat dikit pun saya nyerah kok, pake pospaaaak! Hahahahaha

Jadi, saran saya buat bumil di luar sana, kalau emang ga dipaksa banget sama orang tua untuk pake popok kain (ibu saya sih nggak, tapi masih ada lo di luar sana nenek dari bayi yang suka keukeuh pakein popok kain), demi waktu tidur yang lebih panjang, dan demi tingkat kewarasan yang tetap terjaga, mendingan langsung pake pospak sajalah dari newborn. Anak kedua nanti sih saya mau langsung begitu. Hahahahaha.

Kembali ke tujuan utama menulis posting ini, di bawah ini daftar barang yang saya beli, dengan kondisi pake popok kain yaa…

– Kaos oblong kancing depan 6
– Kaos tangan pendek kancing depan 12
– Kaos tangan panjang kancing depan 6
– Celana panjang bolong 6
– Celana panjang tutup kaki 3
– Celana pop (gw dikasih org 1,5 lusin)
– Popok kain 2-3 lusin
– Bedong 2-3 lusin
– Topi 3
– Sarung tangan kaki 3 set
– Washlap mandi 3
– Sapu tangan gumoh 1 set isi 10
– Jumper tangan pendek 1 set isi 5
– Jumper tangan panjang 1 set isi 5
– Romper tangan/kaki panjang 1 set lengkap buat pulang dr RS
– Perlak kecil buat pangku 2
– Perlak lebar buat ganti baju 2

Per-mandi-an
– Bak mandi
– Sabun/shampoo (top to toe ajah)
– Minyak telon
– Cologne
– Hair lotion
– Baby oil
– Baby cream
– Stok kapas bulet yang banyak
– Stok tisu basah yang banyak
– Stok tisu kering yang banyak
– Sisir bayi
– Gunting kuku bayi
– Kain kasa
– Termomether
– Tempra bayi (harus punya jaga2)

Perbobo-an
– Set bantal guling selimut
– Bantal peyang
– Box ga wajib sih menurut gw. Karena enakan tidur sekasur. Bisa nyusuin sambil tidur. Box buat gw fungsinya tempat si bayi bobo siang+tempat aman naro bayi klo lagi ditinggal-tinggal (ditinggal makan atau mandi).
Klo ga punya box dan ditaro kasur, siapin tudung saji yaa.

Per-ASIP-an
– Sterilizer (belinya nanti aja siapa tau dapet kado)
– Coolerbag (belinya nanti aja siapa tau dapet kado)
– Pompa ASI (gw belinya nabung hasil angpau bayi karena mahal. Hahaha)
– Icegell
– Rak pengering botol
– Kantong asip/botol kaca (tergantung mau pake apa)
– Botol+dot susu yang bpa free
– Sikat botol
– Sleek pencuci botol
– Breastpad washable 3 pasang
– Breastpad sekali pakai 1 dus

Baby Gear
– Stroller. Ini buat saya penting bangetttt. Buat dipake jemur bayi, dibawa jalan keliling kompleks, dan yang paling utama: ke MALL. Hahahaha
– Carseat. Ini benda tersier. Saya (sekali lagi), awalnya sok idealis. Di mobil harus ditaro di carseat. Apa daya, sayanya sendiri yang ga telaten. Taro di carseat kalo perjalanan jauh doang. Hasilnya ya, kalo jalan lancar sih anteng. Begitu macet dikit bangun nangis. Yowes, kembali ke travelling with babies Indonesian way: gelar bantal dan bedcover. MUAHAHAHAHA

Panjang juga yah tulisannya. Banyakan curhatnya sepertinya. Hahaha. Semoga bisa membantu siapapun yang nyasar ke postingan ini yaaa ๐Ÿ˜‰