Travel Wish Tixton: Liburan Impian dengan Mudah dan Murah

Kalau ada yang nanya siapa yang pengen liburaaaaaaan?? Saya pasti ngacung paling tinggi. Hahahaha. Rasanya udah lama sekali nggak liburan bertiga dengan suami dan Sekar. Terakhir liburan itu bulan Mei lalu, kami staycation di salah satu hotel di Tangsel, itu pun bisa liburan karena memanfaatkan jatah rekreasi kantor + tambahan diskon voucher barter kantor. Mungkin kalau nggak ada kedua poin itu, kita tahun ini belom liburan bertiga sama sekali, sedih ya. Hahahaha.

Tapi emang kalau boleh jujur, habis selesai bangun rumah, cicilan utang serta pengeluaran ini itu rasanya banyak beneeer, jadi mau nggak mau jatah liburan masih harus ditahan. Tapiiii walaupun sampai sekarang belum ada dananya untuk liburan lagi, bukan berarti saya nggak punya Liburan Impian dong. Dari sebelum Sekar lahir sampai sekarang tempat Liburan Impian saya masih sama: Batu, Malang. Cita-cita banget deh pergi ke sana, dan ajak Sekar jalan-jalan.

Kenapa sih pengen banget ke Batu, Malang? Alasannya simpel sih, karena tujuan wisata nya BANYAK! Jadi cukup dengan dateng ke satu kota, bisa merasakan berbagai jenis obyek wisata. Dan dari sekian banyak tujuan wisata, hampir semua review yang saya baca positif. Ada beberapa nih lokasi incaran saya kalau suatu saat ada rejeki umur dan dana untuk kesana, di antaranya:

Jatim Park 2

Di dalam area Jatim Park 2 yang berdiri di lahan seluas 14 hektar ini, terdapat Batu Secret Zoo (yang disebut-sebut lebih bagus daripada Singapore Zoo!),  Museum Satwa, dan Eco Green Park. Dari beberapa review yang saya baca di beberapa blog, ketiganya merupakan 3 wahana andalan Jatim Park 2, sangat recommended untuk didatangi. Cita-cita saya banget lah ke Batu untuk mendatangi ketiga tempat ini.

Museum Angkut

Di Museum Angkut ini kita bisa melihat berbagai koleksi moda transportasi, mulai dari yang ditarik hewan sampai dengan transportasi menggunakan tenaga listrik. Saya sih sebenernya ingin kesini bukankarena hobi otomotif, tapiiiii karena tempatnya instragamable! Cetek banget ya alasannya, hahaha. Tapi beneran deh, ngiler banget liat foto-foto yang saya lihat di berbagai postingan blog. Tempatnya kece banget!

Batu Night Spectacular

BNS adalah obyek wisata yang beroperasi pada malam hari. Menyajikan puluhan wahana baik untuk anak-anak maupun dewasa, yang paling membuat saya tertarik mengunjunginya adalah lampion garden. Sesuai namanya, Lampion Garden adalah sebuah taman yang dipenuhi banyak lampion berbagai bentuk. Bagus banget deh lihat lampion warna warni di malam hari. Instragamable deh pokoknya, hahaha

Kusuma Agrowisata Batu

Kota Batu ini kan terkenal sebagai penghasil buah apel yang manis ya, saya tertarik banget ajak Sekar jalan-jalan menikmati udara segar dan sejuk, sambil merasakan pengalaman memetik apel langsung dari pohonnya. Pasti menyenangkan sekali.

Banyak ya tujuan wisata yang saya ingin datangi di Batu? Karena banyak, kalau dari perhitungan kasar saya, minimal tuh harus 3 malem nginep di Batu. Minimal loh! Lalu langsung setres mikirin biaya penginapan, hahahaha. Eits nanti dulu, saya kasih tau nih tipsnya biar nggak stres mikirin biaya penginapan berapapun lamanya kita menginap. Apa tuh tipsnya? Tipsnya adalaaaah: Travel Wish Tixton!

cara-kerja-tixton-1-768x597

Ada yang belum tau apakah itu Travel Wish Tixton? Sebelumnya saya ceritain dulu ya, bahwa sekarang ada situs penyedia layanan kamar hotel online bernama Tixton.com. Kelebihan e-commerce ini selain membantu memberikan harga hotel termurah, adalah memberikan opsi untuk menjual kembali kamar yang sudah dipesan dengan harga yang pantas. Fitur yang berguna banget menurut saya, karena bukan nggak mungkin karena satu dan lain hal kita nggak jadi menginap di kamar yang sudah dibayar. Nah, kalau Tixton Travel Wish itu sendiri, apa dong?

tixton

Travel Wish Tixton adalah cara mudah dapatkan harga TERMURAH di hotel Idaman kita. Melalui fitur ini, kita tinggal bilang deh ke Genie mengenai liburan impian kita, masukkan tujuan perjalanan, hotel idaman, serta tanggal perjalanannya. Lalu Tixton akan memberikan harga penginapan terbaik, yang digaransi lebih rendah dari sumber lain!

Daaaan bukan cuman itu keuntungannya loh. Selain dapat hotel lebih murah, ketika kita membeli hotel yang ditawarkan dari fitur Travel Wish Tixton selama periode perjalanan 01 Desember 2016 – 28 Februari 2017, kita  juga berkesempatan memenangkan berbagai hadiah dari Promo Wisata Tixton!

Cara mengikuti promo sangat mudah ya. Langsung saja buka situsnya di www.tixton.com. Masukkan kota tujuan mu beserta tanggal check in dan check out, lalu klik tombol cari kamar. Tixton akan menemukan Harga Hotel Termurah dalam hitungan detik saja. Jika harga yang ditawarkan sudah sesuai, tinggal menyelesaikan proses pembayarannya. Sangat mudah!

Akan ada tiket pesawat untuk 2 orang ke airport terdekat dari hotel tujuan serta uang tunai 5 juta untuk uang saku yang diundi untuk satu orang pemenang setiap bulannya. Banyak banget ya kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan Tixton? Tunggu apalagi, ayo bilang langsung ke genie mengenai Wish Akhir Tahun Tixton-mu, dan menangkan berbagai hadiah dari Promo Wisata Tixton!

promo-wisata

 

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Blog “Liburan Impian” yang diselenggarakan oleh duniabiza.com bekerjasama dengan tixton.com
Advertisements

Milestone Sekar

Dalam rangka ulang bulan ke-23, dan diawali dari keresahan setelah membaca milestone nya ponakan di sini (resah karena kok saya juga ga punya catatan perkembangan anak sendiri), mau juga aah nulis milestone nya Sekar. Karena sesungguhnya cita-cita mulia merekam perkembangan anak dikalahkan oleh rasa malas, hahaha. Ada sih beberapa yang diposting di Instagram, tapi ya ga banyak. Setelah dicoba diingat2 kembali pun, akhirnya yang keinget seadanya, banyak yang skip. Hahahahaha. Maafkan Bunda mu nak. Mudah-mudahan kedepannya akan lebih rajin mencatat. Amiiiennn.

 

24 Oktober 2014 ~ Lahir ke dunia pukul 4.45 wib

29 Oktober 2014 ~ Tali pusarnya puput

5 Bulan ~ Bisa tengkurep sendiri, hobi nya makan kaki sendiri

6 bulan ~ Tumbuh dua gigi bawah

7 Bulan ~ Tumbuh satu gigi atas. Kalau didudukin udah nggak doyong. Udah bisa guling-guling, bahkan udah mulai merayap maju. Tangannya udah muter-muter kalau disuruh nari

8 Bulan ~ Mulai merangkak dan duduk sendiri

9 bulan ~ Tumbuh lagi satu gigi atas. Bisa lancar merangkak dan merangkak naik tangga sendiri. Merambat berdiri dan ke samping. Udah paham instruksi kisskiss, tunjuk tangan, dan berdoa. Udah lumayan banyak ngomong nda, ayah, iyah, apah, mam, nen, mbah, dan belo (nama kucing)

11 Bulan ~ Mulai melangkah

12 Bulan ~ Lancar berjalan

13 Bulan ~ Sudah punya keinginan apa-apa sendiri. Pake sepatu, baju, celana, ambil air minum, sampai ke nyapu lantai. Udah bisa pose foto andalah: taruh telunjuk di pipi.

14 Bulan ~ Mulai corat-coret di….badan

15 Bulan ~ Pose fotonya nambah: manyun, dan chibi-chibi

16 Bulan ~ Hobi utama: bukain semua tutup botol. Di bulan ini gigi nya lengkap sudah tumbuh semua 16. Tapi apa daya, saya skip ingetnya cuman sampai periode tumbuh gigi ke-empat, abis itu langsung 16. Hahahaha

17 Bulan ~ Udah bisa ngikutin gerakan sholat. Milestone nggak enaknya di bulan ini adalah masuk RS karena DB. Hiks

18 Bulan ~ Ini bulan-bulannya saya mulai agak khawatir lebay. Karena walaupun kosakata yang diketahui banyak (lebih dari 20 puluhan kata benda dan kata kerja), semua diucapkan hanya satu suku kata saja. Seperti mam (makan), mum (minum), nen (nenen), nda (bunda), dll. Padahal kan yah, kata artikel parenting target memasuki usia 2 tahun harus udah bisa merangkai dua kata seperti: mobil merah. Dan ya emang sayanya lebay. Masih 6 bulan lagi menuju 2 tahun, udah khawatir, hahahaha

21 Bulan ~ Di bulan ini, kekhawatiran mendadak sirna. Kenapa? Karena ngomongnya udah bawel dengan lengkap suku kata dalam satu kalimat panjang! *langsung tebar confetti*. Karena ngomongnya udah banyak, tambah pinter ngejawabnya. Senengannya ngomong “Dede ajah” kalau kita mau nyuapin/pakein baju, dll. Trus maunya milih sendiri baju/kerudung “Yang ini ajah”. Bawel deh pokoknya, hahahaha. Daaaann udah bisa nyanyi! Walau belom lengkap satu lagu, biasanya nyelesein kata terakhir. Dan tambahannya suka tiba-tiba bersenandung sendiri, hihihihi

22 Bulan ~ Hobi utama: pretend play masak-masakan, lengkap dengan kalimat-kalimat “Nih, teyoynya, Yah. Enaaak? Aciinn? Edees??

23 ~ Hobi utama: nanya “Ini Apa? Itu Apa? Apa tuh?”. Padahal udah tau pun, masih nanya, hahahaha. Di bulan ini, tambahan utamanya adalah bisa berhitung bahasa Inggris 1-10, nyanyi lagu-lagu, baca doa, dan ngaji surat lengkaaap! Berhitung bahasa Indonesia udah lama bisa (tapi sayah lupa kapan), bahasa Inggris baru bisa di bulan ini. Untuk lagu lumayan banyak perbendaharaan kayak Burung Kakak Tua, Cicak di Dinding, Kupu-kupu, Ayo Mandi, Naik ke Puncak Gunung, Tik-tik Hujan, Naik Kereta Api, daaaan bisa lagu sunda-Abdi Teh! Ngaji bisa sholawatan, ucapan tasbih yang di-lagu-kan, surat al-fatihah dan al-ikhlas. Baca doa mau tidur sama doa masuk kamar mandi lancarrr. Ohya, udah mulai bisa me-lagu-kan alif-ba-ta-tsa juga, thanks to Upin-Ipin, hahahaha. Aaahhh, anak ku semakin banyak ngomongnyaa!

Sekian. Cheers 🙂

 

 

 

 

Selebriti Sosial Media: Sebuah Analisa sebagai Pengingat bagi Saya sebagai Orang Tua

Disclaimer: Tulisan ini adalah analisa receh saya sebagai manusia biasa, yang sangat mungkin melakukan kesalahan. Tulisan ini murni pendapat pribadi tanpa adanya tujuan negatif terhadap siapapun.

Ini pembahasannya di luar kebiasaan banget ya, hahahaha. Tapi berangkat dari keresahan (tsaelah bahasanya) akan fenomena belakangan ini, tiba-tiba jadi sok menganalisis di otak, ya sekalian aja lah ditulis di sini, nambah-nambahin jumlah postingan hahahaha.

Jadi begini, beberapa waktu yang lalu kan dunia maya Indonesia dihebohkan dengan Awkarin dan Gaga ya. Yang belom tau mereka siapa, boleh cek mbah google. Pada waktu itu ya, kesimpulan saya mengerucut pada: “ABG bandel pada jamannya, dari dulu udah ada kok. Tapi yang membedakan, saat ini generasi internet. Bandel bukan cuman konsumsi lingkaran pertemanan semata, tapi juga konsumsi satu dunia. Itu yang bikin pe-er menjadi orang tua semakin berat.”

Kesimpulan saya berhenti di situ. Hingga kemarin membaca postingan ini. Dan yang pertama terlintas di benak adalah, “Ini siapa lagi siihhh Rachel Vennya dan Niko??”. Nggak gaul banget ya gw? Atau lebih tepatnya, udah beneran berumur kali ya saya, sampai nggak catch-up dengan pasangan yang dianggap sebagai #relationshipgoals tersebut? Hahahaha. Lalu saya pun kepo dong, cari tau melalui mbah google tercinta, dan akhirnya mulai memahami mereka itu siapa.

Lalu kemudian pertanyaan yang selanjutnya jadi terlintas adalah, “Kok bisa sih orang-orang seperti ini bisa terkenal? Mereka ini siapa?” Dan tentunya pertanyaan ini gue diskusikan dengan partner in crime gw dalam pergunjingan, nicole (bukan nama aslinya).  Diskusi ini berujung pada kesimpulan gue bahwa kenapa mereka terkenal, kenapa banyak followersnya, kenapa banyak pemujanya, adalah karena mereka menampilkan kehidupan yang tidak bisa dimiliki oleh para follower. Impian memiliki kehidupan yang tidak semua orang dapatkan, itulah jualannya para selebriti media sosial.

Dan ternyata setelah saya telaah, ternyata saya juga termasuk loh sebagai bagian dari para pemuja yang memimpikan kehidupan orang lain! Walaupun tentu saja selebriti sosial media impian saya bukanlah Awkarin, Gaga, atau Rachel Vennya. Setiap akun Instagram (di luar akun olshop dan artis yang sudah terkenal) yang saya follow secara sadar, adalah selebriti sosial media impian saya.

Sebagai contoh, saya mem-follow akun @iburakarayi @stellasutjiadi @fennymasudah, yang sangat kreatif dalam bidang parenting, akun @tiyarahmatiya @xanderskitchen yang jago masak. Kenapa saya follow? Karena mereka punya kemampuan yang tidak saya miliki, yang saya kagumi. Senang sekali rasanya melihat bagaimana kreatifnya Mba Stella membuat berbagai permainan untuk anaknya, Daffa. Atau melihat bagaimana parenting skill Mba Iput sebagai ibu dengan dua anak, Raka dan Rayi. Dan tentunya saya hobi juga melihat berbagai jenis makanan hasil olahan Mba Tiya, serta hasil bakingan Ci Xanders.

Kalau melihat paragraf sebelumnya, rasanya tidak ada hal yang mengkhawatirkan ya, nampak wajar dan tidak salah punya selebriti sosial media impian. Memang wajar kok, tapiiii, justru di sini saya mau menjelaskan kenapa ada kata impian yang saya sisipkan. Alasan pertama jelas, karena kondisi saya (atau para followers) tidak memiliki hal-hal yang dimiliki para selebriti sosial media tersebut. Kedua, kondisi  tersebut memunculkan keinginan atau impian untuk memiliki hal yang sama. Dan ketiga, pada beberapa orang, impian tersebut diwujudkan dalam kenyataan. Kalau kembali lagi ke contoh yaitu diri saya sendiri, maka saya sudah sampai alasan ketiga. Karena suka melihat para selebriti sosial media, trus ingin juga memiliki kemampuan yang sama, mendorong saya membuat berbagai permainan kreatif untuk Sekar, maupun beberapa kali mengeksekusi resep makanan.

Lalu, berarti punya selebriti sosial media impian, hal yang positif dong? Nah, menjawab pertanyaan ini yang agak tricky. Jawabannya bisa iya, bisa tidak. Tergantung kepada, hal apa dalam kehidupan para selebriti sosial media tersebut yang kita impikan? Kalau selebriti sosial media impian saya mah, alhamdulillah rasanya yang positif semua kan ya. Mudah-mudahan, hahahaha. Namun kalau kembali ke nama-nama di awal, Awkarin, Gaga, Rachel Vennya, kita harus menganalisa kembali hal apa dalam kehidupan mereka yang diinginkan para dedek-dedek ABG tanggung?

Nah, kebetulan kalau untuk kasus mereka, menurut analisa pribadi saya dan jeung Nicole, rasanya hal-hal tersebut lebih banyak masuk ke kategori negatif. Kehidupan remaja yang kaya raya, bergelimpangan harta, travelling ke berbagai negara, gaya hubungan pacaran yang di luar norma umum, lingkaran pertemanan yang  bebas dari segi tindakan maupun ucapan, kebebasan dari pengawasan orang tua, dan dengan semua itu membuat mereka memiliki banyak followers dan pemuja, adalah hal-hal yang menjadi “jualan” mereka. Hal-hal tersebut yang membuat mereka dipuja, yang membuat mereka digemari.

Lalu apakah hal tersebut salah? Tidak. Bahwa mereka menjalani kehidupan yang diimpikan orang lain, tentu bukan salah mereka. Hak mereka memamerkan itu semua. Namun ada potensi berubah menjadi salah ketika para pemuja tersebut masuk ke alasan ketiga, yakni ketika impian tersebut diwujudkan dalam kenyataan.

Alhamdulillah yah, kalau ternyata Rachel Vennya bisa menginspirasi dedek ABG untuk berfikir “Wah, gue mau bikin bisnis olshop ah kayak Acel tuh keren banget abis kondisi keuangannya terpuruk, bisa sukses karena olshop obat pelangsing”. Namun akan jadi perlu perhatian lebih, ketika seorang dedek ABG tanggung berpikir “Gw mau PDA sama pacar gue ah, bodo amat kata orang. Awkarin aja keren banget bisa kayak gitu di mana-mana dan diposting, malah tambah banyak followersnya.” Atau “Ngapain lah gue belajar susah-susah. Cari contekan ujian juga ga bakal ketauan. Toh Awkarin ga mendadak dibatalin lulus SMA nya walaupun sedunia udah tau dia nyontek pas UN”. Atau “Biasa aja kali jaman sekarang ngomong anj**g, gak liat tuh si Awkarin yang ngomong macem-macem aja followersnya banyak”.

Ketika yang diimpikan dari para selebriti sosial media sampai bisa menggerakan para pemuja melakukan hal yang sama namun konteksnya negatif, di situlah titik yang merubah keseluruhan fenomena ini menjadi hal yang salah.

Analisa ini kemudian mengantarkan saya pada pengingat bagi diri saya sendiri sebagai orang tua. Yaitu pertama, kenalilah siapa idola anak kita, khususnya pada zaman ini adalah para selebriti sosial media.Haramlah hukumnya jadi orang tua yang gaptek sosmed di jaman seperti saat ini. Kalau mau tau langkah-langkah menjadi ibu jaman sekarang, panduan action plan nya ada di artikel nya Mbak Lei sang idolaku yang ini.

Kedua, pahami apa daya tarik para selebriti sosial media tersebut, apa yang anak kita impikan dari kehidupan mereka. Dan yang ketiga, berhati-hati dalam bereaksi terhadap informasi poin satu dan dua. Kalau hal yang diimpikan dari para selebriti sosial media arahnya positif, dukung mereka sepenuhnya agar bisa mencapai apa yang dimiliki oleh para selebriti sosial media tersebut. Namun kalau hal nya negatif, bantu beri pemahaman bahwa hal tersebut tidak baik, dan tidak perlu ditiru.

Gampang? TENTU TIDAAAAK. Hahahaha ketawa miris. Banyaaak yaaaa pe-er menjadi orang tua. Tapi berhubung saat ini selebriti impian Sekar baru sebatas Pororo dan Sherrif Callie, paling jauh ya Sekar mimpi mau naek kuda. Dan itu gampang lah bisa gue bantu dukung dengan dibawa ke Giant Bintaro, muterin Giant cuman 20 rebu. Jadi untuk saat ini, gue masih amaaaaan. Gak tau deh 10 tahun lagi. Hahahahahahaha.

 

Sekian. Cheers 😉