#Modyarhood: Konflik Anak-anak

Halo lagi! Masih dalam usaha mendapatkan tiket gratis nonton premiere #KularikePantai dari #Modyarhood-nya Mba Puty dan Mba Okke, saya membuat postingan kedua, hihihihi. Baca juga postingan pertama saya tentang #Modyarhood: Konflik Anak di Keluarga Besar di sini ya.

Bagi yang belum tahu, film Kulari ke Pantai ini besutan Miles Films loh, yang juga bikin film anak berkualitas lainnya seperti Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, dan Sokola Rimba. Yuk diintip dulu trailer-nya, jaminan mutu kalau film garapan Miles Film, mah yaa… Makanya saya pengen banget dapet tiket nonton gratisnya, hahahaha.

Nah, kalau di postingan sebelumnya saya cerita pengalaman saya bersepupu waktu kecil dulu beserta konfliknya, kali ini mau cerita konflik bersepupu antar anak saya dengan anak kembaran saya ya.

IMG-20170807-WA0003_1.jpg

Saya saat ini punya seorang putri usia 4 tahun. Dan kembaran saya punya putri usia 6 tahun, dan putra usia jelang 2 tahun. Kembaran saya ini sudah 5 tahun menetap di New Zealand. Dan tahun lalu kembaran saya ini mudik ke Indonesia. Terakhir kali dia ke Indo pas saya melahirkan, 4 tahun yang lalu. Jadi anak saya ceritanya belum pernah ketemu sama sekali dengan kedua sepupunya, hanya tau via whatsapp call aja sehari-hari. Lalu gimana akhirnya ketika bertemu dan tinggal bersama kurang lebih sebulan?

Screenshot_2018-05-31-13-12-47_1

Hasilnya berantem mulu tiap hari ga pernah absen, hahahaha.. Saking seringnya sampe saya posting di Instagram untuk diabadikan. Seringnya alasan berantemnya ya kayak yang saya tulis di instagram di atas. Ditambah lagi topik utama tentunya adalah rebutan mainan. Sekar ngerasa sebagai yang “punya” rumah, biasa jadi anak tunggal, ketika kedatangan sepupunya masih belum bisa berbagi. Yowes lah kelar kalau udah berantem mah.

Kebetulannya nih (yang mana harus saya syukuri), saya kan sehari-hari kerja dan pulangnya baru malam, jadi nggak harus menghadapi langsung kericuhan tersebut, hahahaha. Tapiiii tiap hari lagi di kantor pasti ada aja telepon dari rumah laporan “Anakmu nangis niiihh” Hahahaha. Saya sih di kantor ketawa ya, tapi yang di rumah mau nangis kayaknya :p Kalau mereka berantem gitu, setau saya sih kembaran saya cukup strict ya ngadepinnya, yang salah ya salah. Nggak boleh rebut mainan kalau memang masih dimainin yang lain, harus bergantian. Dan kalau masih nangis juga ya ujung-ujungnya dipisahin jangan di dalam satu ruangan, hahaha.

Tapi mereka nggak selamanya berantem kok, banyak momen-momen sweet juga berdua (yang bontot mah ga ikutan berantem). Dan yang lebih sweet nya lagi, ketika kembaran saya sudah balik ke New Zealand, ada yang saling kangen gitu deh. Anak saya beberapa kali ngomong “Kangen Kakak Icha, Dede Rumi”. Dan ponakan saya bahkan sampai ngomong “Mau ke Indonesia aja, janji nggak akan berantem lagi sama dede Sekar”. Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan kembaran saya ada rejeki buat mudik lagi ke Indonesia. Dan harapannyaaa pas bocah-bocah ini bertemu udah lebih akur main barengnya yaaa, aminnn.

Sekian dulu postingan buat #modyarhood. Doakan saya menang ya, hihihi. Dan jangan lupa buibu anaknya diajak nonton #KularikePantai tanggal 28 Juni 2018 di bioskop yaaaa 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s